Manual File Carving (Recovery Data Lewat Hex)

Author • Dika Maulidal
Published: at 04:58 AMSuggest Changes

Pernah kepikiran nggak kalau file yang kita hapus pakai Shift + Delete itu sebenarnya nggak benar-benar hilang? Di lab ini akan ditunjukkan bagaimana cara mengambil data tersebut kembali secara manual lewat Hex Editor. Prosesnya dilakukan tanpa menggunakan tools otomatis, tapi dengan langsung menganalisis isi mentah (raw data) dari disk.

Apa itu File Carving?

Simpelnya, file carving adalah teknik mencari dan mengambil file berdasarkan isi filenya sendiri (byte demi byte), bukan lewat daftar isi folder (metadata). Teknik ini sangat ampuh kalau tabel index sistem file sudah rusak atau sengaja dihapus.

1. Persiapan Lab


2. Langkah-Langkah Carving di HxD

Tujuan kita kali ini adalah menyelamatkan file gambar JPG. Kuncinya ada di dua titik: Header (awal) dan Trailer (akhir).

Langkah A: Mencari Header (Titik Awal File)

Setiap file JPG pasti punya kode “awal” yang sama atau disebut Magic Number.

  1. Buka file usb_fat_carving.001 kamu di HxD. Membuka file image di HxD
  2. Tekan Ctrl + F, pilih tab Hex-values, masukkan kode: FF D8 FF E0. Input hex signature JPG di pencarian
  3. Kalau ketemu, klik pada byte FF pertama dan catat angka Offset-nya (misal: 52000). Ini adalah titik Start file kita. Menemukan offset awal file

Note: Biasanya akan ditemukan beberapa header JPG dalam satu disk image, namun untuk lab ini saya memilih yang pertama kali ditemukan.

Langkah B: Mencari Trailer (Titik Akhir File)

File JPG nggak akan bisa dibuka kalau tidak memiliki kode penutup yang lengkap, yaitu FF D9.

  1. Masih di HxD, lakukan pencarian (Ctrl + F) untuk kode hex FF D9. Mencari trailer hex FF D9
  2. Tips: Karena kode FF D9 sering muncul di tengah data sebagai kode warna, pastikan kamu mencari yang posisinya paling logis—biasanya tepat sebelum blok data kosong (00 00 atau FF FF).
  3. Gunakan fitur search Forward dari posisi header. Setelah ketemu yang diyakini sebagai akhir file, catat offset-nya.

Melihat posisi offset trailer

Note: Berdasarkan praktikum saya, offset akhirnya terletak pada 66C34.

Langkah C: Ekstraksi Data (The Carving)

  1. Gunakan fitur Select Block (Ctrl + E).
  2. Masukkan alamat Start Offset (dari Langkah A) dan End Offset (dari Langkah B).
  3. Penting: Tambahkan 1 byte pada End Offset di kolom pencarian agar karakter terakhir (D9) ikut terbawa sepenuhnya. Dialog Select Block di HxD
  4. Kalau data sudah terblok (berwarna biru), tekan Copy (Ctrl + C). Menyalin blok hex yang dipilih
  5. Bikin tab baru di HxD (Ctrl + N), lalu Paste (Ctrl + V).
  6. Simpan filenya lewat File > Save As, beri nama hasil_recovery.jpg.

3. Hasil Praktikum

Setelah file disimpan, saya mencoba membukanya secara normal. Hasilnya, file gambar berhasil dibuka dengan normal dan menampilkan gambar kucing tanpa kerusakan.

Hasil foto yang berhasil di-recover

Kesimpulan

Manual file carving membantu memahami bagaimana data disimpan di dalam disk pada level biner. Dengan mengetahui header dan trailer suatu file, kita bisa mengambil kembali data yang sudah terhapus meskipun informasi dari file system-nya sudah tidak tersedia. Selama data tersebut belum tertimpa dan masih tersimpan secara berurutan, proses recovery masih bisa dilakukan menggunakan hex editor tanpa bantuan tools otomatis.


Next Post
OSINT Investigasi Digital dengan Maigret